Antisipasi Lonjakan Covid-19 dan Varian Omicron

WHO telah menetapkan varian B.1.1.529 sebagai Variant of Concern, yaitu varian dimana terdapat peningkatan penularan, tingkat keparahan, dan pengurangan efektivitas pengobatan atau vaksin. Varian ini telah dikenal dimasyarakat dan dinamai Omicron.

Sebab Omicron telah ditetapkan sebagai Variant of Concern, ada beberapa tindakan yang direkomendasikan WHO untuk dilakukan oleh negara-negara, seperti meningkatkan pengawasan dan pengurutan kasus; berbagi urutan genom pada database yang tersedia untuk umum; melaporkan kasus atau klaster awal ke WHO; melakukan penyelidikan lapangan dan penilaian laboratorium untuk lebih memahami apakah Omicron memiliki karakteristik penularan berbeda, berdampak pada efektivitas vaksin, terapi, diagnostik atau kesehatan masyarakat dan tindakan sosial. Kebijakan negara harus terus menerapkan langkah-langkah kesehatan masyarakat yang efektif untuk mengurangi sirkulasi COVID-19 secara keseluruhan, menggunakan analisis risiko dan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan.

Tentunya Sobat RS YARSI ingin melindungi diri dan keluarga dari penyakit Covid-19, bukan?. Berikut beberapa cara untuk melindungi diri dan keluarga dari Covid-19 Varian Omicron:

  • Pakailah masker yang menutupi hidung dan mulut dengan benar
  • Jaga jarak fisik minimal 1 meter dari orang lain
  • Hindari ruang yang berventilasi buruk atau ramai
  • Buka jendela untuk meningkatkan sirkulasi udara di dalam ruangan
  • Cuci tangan secara teratur
  • Vaksinasikan diri dan keluarga

Dalam Instagram Live RS YARSI yang dapat diakses disini, dr. Andika Chandra Putra, Sp.P, Ph.D, FAPSR mengatakan bahwa kebanyakan pasien Covid-19 dengan Varian Omicron cenderung mengeluhkan mudah lelah dan batuk kering. Namun tentunya, jika ingin mengetahui apakah pasien terpapar Covid-19 atau tidak, tetap perlu dilakukan test seperti Antigen dan PCR. dr. Andika Chandra Putra, Sp.P, Ph.D, FAPSR menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, menjaga pola hidup sehat, dan melakukan Vaksinasi Covid-19.

Jika Sobat RSYARSI ingin berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Paru RS YARSI, silahkan melakukan reservasi H-1 terlebih dahulu. Kami melayani pembayaran dengan BPJS, Umum, dan Asuransi.

Berikut nama Dokter Spesialis Paru RS YARSI:

  • dr. Deva Bachtiar, Sp.P, FISR
  • dr. Ulfahimayati, Sp.P
  • dr. Indawati, Sp. P
  • dr. Andika Chandra Putra, Sp.P, Ph.D, FAPSR
  • dr. Dewi Puspitorini, Sp.P, MARS
  • dr. Efriadi Ismail, Sp.P
  • Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc, Sp.P(K)

Informasi layanan lebih lanjut silahkan menghubungi:

Call Center RS YARSI                       : 021-80618618/19

Call Center Covid RS YARSI           : 0877-1188-9998

Admin Rawat Jalan RS YARSI       : 0818-118-804

Admin BPJS RS YARSI                      : 0811-1903-3319

“Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran : 133)

Sumber: WHO, CDC, UNICEF

0 Komentar

Agenda / Event

wa