• Beranda
  • Kontak Kami
Cari Dokter
Mengenal Apa Itu Kanker Payudara

Mengenal Apa Itu Kanker Payudara

Definisi:

Kanker payudara terjadi akibat adanya sel di payudara yang tumbuh dan bertambah tanpa kontrol. Kanker payudara adalah kanker yang paling sering menyerang kaum wanita meskipun kaum pria juga tidak menutup kemungkinan mengalaminya.

Wanita yang dicurigai dapat terserang kanker payudara sebaiknya dilakukan skrining, faktor risikonya antara lain dari lingkungan, hormonal, pola hidup, atau faktor genetik. Sekitar 1.380.000 kasus baru perihal kanker payudara di diagnosis pada tahun 2008 dan hampir 60% kasus meninggal dunia terjadi pada negara berkembang.

Faktor Risiko:

  1. Di Amerika wanita yang terserang kanker payudara sebanyak 1:8 orang, lalu pada rentang usia 0-39 tahun perbandingannya sebanyak 1:202 orang. Selanjutnya pada rentang usia 40-59 tahun perbandingannya adalah 1:26 orang dan pada rentang usia 60-69 tahun perbandingan terserang kanker payudara adalah 1:28 orang.
  2. Riwayat penyandang kanker payudara akan meningkatkan kemungkinan terserang kanker payudara di payudara yang sama atau pada payudara sebelahnya.
  3. Kelainan payudara yang menyebabkan sel pada payudara berkembang menjadi banyak bisa menyebabkan kanker payudara.
  4. Memiliki keluarga yang pernah atau tengah mengidap kanker payudara akan meningkatkan faktor risiko terjadinya hal yang sama pada Anda.
  5. Kelainan Genetik. Sekitar 20% – 25% penderita kanker payudara memiliki riwayat keluarga yang pernah mengidap hal serupa, namun hanya 5% – 10% kasus kanker payudara yang terjadi akibat memiliki kelainan genetik.
  6. Usia reproduksi juga mempengaruhi terjadinya kanker payudara karena disebabkan oleh ada atau tidaknya hormon estrogen dalam tubuh.
  7. Faktor lifestyle seperti konsumsi alkohol, aktifitas fisik, obesitas, dan radiasi meningkatkan faktor risiko terjadinya kanker payudara.
  8. Pola konsumsi makanan berserat.
  9. Pola diet.
  10. Perokok pasif.
  11. Aktivitas fisik / olahraga juga berpengaruh terhadap kejadian kanker payudara, seseorang  yang memiliki  kebiasaan  berolahraga  kurang dari 4 jam/minggu  mempunyai  risiko  222  lebih  besar.

Skrining kanker payudara

Kanker payudara bisa diketahui lebih awal bila dilakukan skrining awal, seperti:

  1. Melakukan pemeriksaan payudara sendiri, kebanyakan klinisi lebih menyarankan untuk melakukan pemeriksaan payudara klinis kurang lebih 1 kali dalam sebulan.
  2. Mammografi
  3. MRI
  4. Ultrasound

Gejala:

Gejala pada kanker payudara bisa dirasakan di beberapa tempat, misalnya:

  1. Payudara
    • Benjolan dengan berbagai ukuran.
    • Perubahan bentuk atau ukuran.
    • Cerukan pada kulit.
    • Tersumbatnya pembuluh vena atau bentuk kulit payudara seperti kulit jeruk.
  2. Puting susu
    • Keluarnya cairan dengan bercak darah.
    • Retraksi (puting masuk ke dalam payudara).
  3. Ketiak
    • Kelenjar getah bening bengkak.

Pengobatan:

Pengobatan dari kanker payudara ada banyak, antara lain:

  • Operasi
  • Radioterapi
  • Kemoterapi
  • Pengobatan hormonal.
  • Terapi yang ditargetkan.

Komplikasi:

Kanker payudara bisa menjadi fatal jika menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti paru-paru, hati, otak, dll. Tindakan pengobatan juga bisa menyebabkan efek samping atau komplikasi yang merugikan, termasuk:

  • Infeksi luka pasca operasi.
  • Pasien yang memiliki kelenjar getah bening di ketiak dan kemudian diangkat mungkin akan merasakan pembengkakan lengan, rasa nyeri, rasa tidak nyaman, dan bahu yang terasa kaku
  • Pasien mastektomi yang otot-otot dinding di bagian dadanya diangkat mungkin akan mengalami keterbatasan gerak pada lengan mereka.
  • Radioterapi bisa menyebabkan kemerahan dan rasa sakit di kulit, rasa tidak nyaman dan pembengkakan pada payudara, atau kelelahan. Gejala-gejala ini bisa berlangsung selama beberapa minggu pasca radioterapi.
  • Selama tindakan kemoterapi, pasien lebih rentan terhadap infeksi bakteri karena adanya pelemahan pada sistem kekebalan tubuh. Tindakan pengobatan ini juga akan menyebabkan kerontokan rambut, muntah dan kelelahan, dll. dalam jangka waktu yang singkat.
  • Terapi yang ditargetkan biasanya memiliki efek samping yang ringan, namun bisa memengaruhi fungsi jantung pada kasus-kasus tertentu yang sangat jarang terjadi.

Meskipun tindakan pengobatan bisa menyebabkan beberapa efek samping dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda, pengobatan modern di masa kini telah berhasil mengurangi rasa tidak nyaman dan efek samping tersebut. Perawatan, obat-obatan, serta dukungan dari keluarga dan teman-teman bisa sangat membantu meringankan rasa tidak nyaman yang disebabkan oleh tindakan pengobatan yang dilakukan.

0 Komentar

Agenda / Event

wa