Jika Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Jika Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu

Bismillahirrahmanirrahim

Hari Diabetes Sedunia diperingati setiap tanggal 14 November. Peringatan ini adalah kesempatan untuk meningkatkan kesadaran diabetes sebagai masalah kesehatan masyarakat dan berbagi informasi mengenai tindakan pencegahan, diagnosis, dan pengobatan. Untuk peringatan Hari Diabetes Sedunia dari WHO tahun ini bertemakan: “Akses Perawatan Diabetes: Jika Tidak Sekarang, Kapan Lagi?”

Berikut hasil wawancara bersama dr. R. Gantira Wijayakusumah Danasasmita, Sp. PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS YARSI dalam memperingati Hari Diabetes Sedunia:

Diabetes merupakan kumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh gangguan metabolisme gula pada tubuh seseorang. Diabetes Tipe 1 terjadi akibat faktor genetik, sehingga biasa muncul sejak usia dini. Hal ini dipengaruhi oleh ketidakmampuan pankreas dalam memproduksi insulin. Sementara pada Diabetes Tipe 2, penyebabnya dapat dipengaruhi oleh pola hidup, gangguan genetik, sensitivitas sel yang kurang, dan produktifitas yang kurang bagus.

Komplikasi jangka panjang dari diabetes merupakan hal yang harus diwaspadai. Sebab penumpukan gula darah dalam jangka panjang yang terus menerus akan merusak organ tubuh terutama pembuluh darah. Komplikasi ini dapat berupa serangan jantung, strok, merusak syaraf mata, ginjal, dan lainnya.

dr. R. Gantira Wijayakusumah Danasasmita, Sp. PD  mengatakan tidak ada acuan waktu tertentu untuk pemeriksaan diabetes. Namun, sebab diabetes biasanya tidak bergejala dan baru diketahui saat telah terjadi komplikasi, maka screening diabetes sebaiknya dilakukan sedini mungkin terlebih untuk seseorang dengan riwayat keluarga diabetes.

Untuk deteksi dini diabetes sendiri dapat dilihat dari gejala khas diabetes yaitu 3P, diantaranya polidipsi yaitu sering haus, poliuri yaitu sering buang air kecil, dan polifagi yaitu sering lapar namun berat badan tidak kunjung naik malah cendcerung turun.

Tips agar tak terkena diabetes dari dr. R. Gantira Wijayakusumah Danasasmita, Sp. PD diantaranya adalah untuk masyarakat mengedukasi kondisi kesehatan secara general, mengetahui faktor resiko seperti riwayat penyakit keturunan, melaksanakan pola hidup sehat sedini mungkin, memiliki stress management yang baik, serta menghindari rokok dan alkohol. Dalam mengatur konsumsi makanan juga dapat berupa porsi piring sehat yaitu karbohidrat pada seperempat piring, dan sisanya diisi oleh protein, buah, serta sayuran. Disarankan juga untuk melakukan MCU rutin guna mengetahui kondisi kesehatan secara berkala.

Berikut Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS YARSI:

  • dr. Faizal drissa Hasibuan, Sp.PD, KHOM
  • Dr. dr. Rika Bur, Sp.PD-KPTI
  • dr. R. Gantira Wijayakusumah Danasasmita, Sp. PD’
  • dr. Syafruddin A.R. Lelosutan, Sp.PD-KGEH, FINASIM, MARS
  • dr. Vidhia Umami, Sp.PD-KGH
  • dr. Ferika Widya Suryani, Sp.PD

Untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam kami, silahkan menghubungi bagian rawat jalan kami untuk melakukan reservasi H-1. Pembayaran dapat melalui Asuransi, BPJS dan Umum. Informasi layanan lebih lanjut silahkan menghubungi:

Call Center RS YARSI               : 021-80618618/19

Call Center Covid RS YARSI     : 0877-1188-9998

Admin Rawat Jalan RS YARSI  : 0818-118-804

Admin BPJS RS YARSI              : 0811-1903-3319

“Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku.”- (QS. Asy Syuara: 80)

Sumber: Pan American Health Organization

0 Komentar

Agenda / Event

wa