Pengenalan Gagal Ginjal dan Hemodialisa RS YARSI

Pengenalan Gagal Ginjal dan Hemodialisa RS YARSI

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu

Bismillahirrahmanirrahim

Pada tahun 2013, sebanyak 499.800 penduduk Indonesia menderita penyakit gagal ginjal. Penyakit ini disebut gagal ginjal, sebab kedua ginjal yang ada sudah tidak berfungsi dengan baik. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS YARSI, dr. Vidhia Umami, Sp.PD-KGH mengatakan, bahwa terdapat dua jenis gagal ginjal yaitu akut dan kronik. Gagal ginjal akut bersifat mendadak dan memiliki kemungkinan ginjal akan kembali seperti semula jika penyebabnya dapat diatasi. Sementara gagal ginjal kronik lebih bersifat pelan bahkan baru terdeteksi beberapa tahun kemudian. Namun pada gagal ginjal kronik, fungsi ginjal tidak bisa kembali ke kondisi semula.

Terdapat beberapa faktor risiko gagal ginjal diantaranya, riwayat penyakit lain seperti Diabetes dan Hipertensi, faktor keturunan, peningkatan usia, pola hidup yang tidak sehat, dan dapat juga sebab penggunaan obat diluar resep dokter. dr. Vidhia Umami, Sp.PD-KGH juga menuturkan hal yang membuat seseorang lebih rentan terkena gagal ginjal adalah kurangnya asupan air mineral, yang berfungsi untuk membuang zat racun atau sisa metabolisme tubuh yang sudah tidak digunakan lagi. Selain itu juga pola makan, termasuk pilihan makanan misalnya makanan yang mengandung kadar garam, lemak, dan gula yang tinggi.

Dalam kasus gagal ginjal, terdapat beberapa pasien yang memerlukan proses Hemodialisa, dimana ini merupakan metode pencucian darah dengan membuang cairan berlebih dan zat-zat berbahaya bagi tubuh melalui alat dialisa untuk mengganti fungsi ginjal yang rusak.

Seseorang membutuhkan Hemodialisa, saat fungsi ginjal sudah dibawah 15% dan disertai tanda-tanda yang dapat mengancam nyawa. dr. Vidhia Umami, Sp.PD-KGH menjabarkan rata-rata setiap orang memerlukan waktu 9-12 jam dalam seminggu untuk melakuka Hemodialisa. Dikarenakan waktu yang cukup panjang, maka proses Hemodialisa dibagi menjadi dua hingga tiga kali pertemuan dalam seminggu selama 3-5 jam. Waktu yang dibutuhkan tidak sama pada setiap orang, sebab rentang waktu bergantung pada tingkat kerusakan ginjal, diet harian, penyakit penyerta, ukuran tubuh, dan lainnya.

RS YARSI menyediakan fasilitas lengkap Hemodialisa untuk pasien gagal ginjal, diantaranya 25 bed, TV, Free Meals, Free WiFi, Free Eritropoetin, perawat yang telah tersertifikasi pelatihan Hemodialisa, ruangan isolasi terpisah untuk penderita Hepatitis B, dan sebagai rumah sakit syariah maka pelayanan pasien perempuan dan laki-laki berada terpisah.

Tunggu apa lagi, segera konsultasikan kesehatan Anda dengan tenaga medis professional RS YARSI. Untuk berkonsultasi dengan Spesialis Penyakit Dalam kami, silahkan menghubungi bagian rawat jalan kami untuk melakukan reservasi H-1. Pembayaran dapat melalui Asuransi, BPJS dan Umum. Informasi layanan lebih lanjut silahkan menghubungi:

Call Center RS YARSI                       : 021-80618618/19

Admin Rawat Jalan RS YARSI       : 0818-118-804

Admin BPJS RS YARSI                      : 0811-1903-3319

“Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku.”- (QS. Asy Syuara: 80)

Sumber: Kementerian Kesehatan

0 Komentar

Agenda / Event

wa