"Sex Education Penting atau Merusak?"

“Sex Education Penting atau Merusak?”

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu

Bismillahirrahmanirrahim

Jakarta, 02 November 2021— Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya bekerjasama dengan RS YARSI menyelenggarakan Seminar “Sex Education Penting atau Merusak?”. Tujuan kerjasama ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengetahuan mengenai masalah seksualitas, fungsi organ reproduksi, memberi pemahaman masalah seksualitas pada remaja, serta faktor-faktor apa yang menyebabkan timbulnya masalah-masalah seksualitas.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Jayabaya, Bapak Mung Pujanarko S.Sos., M.Ikom dan Direktur Pelayanan Medis RS YARSI, dr. Andi Erlina MARS. Para narasumber memberikan materi berdasarkan spesialisasi masing-masing yaitu Adolecent Sexual and Reproductive Health oleh dr. Raden Kusumadewi, SpOG selaku dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS YARSI dan Edukasi Seksual dalam Kesehatan Jiwa yang dipaparkan oleh dr. Citra Fitri Agustina, SPKJ selaku Dokter Spesialis Kejiwaan RS YARSI.

Seusai acara, dr.Citra Fitri Agustina, Sp.KJ berbincang lebih lanjut mengenai edukasi seksual. Beliau mengatakan bahwa penyampaian edukasi seks dapat dimulai sejak balita. Penyampaian edukasi seksual pada anak dapat disesuaikan dengan umur anak, mengingat daya tangkap yang berbeda-beda berdasarkan rentang usianya. Orang tua dapat mengawali dengan mengajarkan nama organ seksual dengan penyebutan yang sebenarnya dan bukan permisalan benda lain, yaitu penis dan vagina. Saat memasuki masa sekolah, anak dapat diajarkan untuk tidak membuka alat kemaluan di depan umum, tidak mengizinkan orang lain meraba alat kelamin dan payudara, dan saat memasuki masa remaja anak dapat dikenalkan dengan proses menstruasi dan mimpi basah.

Untuk para pemuda-pemudi Indonesia, dr.Citra Fitri Agustina, Sp.KJ menyarankan untuk belajar mengenai edukasi seksual dari sumber yang terpercaya seperti para professional. Termasuk jika terdapat kecanduan pornografi pada remaja yang mengakibatkan terganggunya aktifitas, sisi akademis, dan fungsi sosial, maka dapat dikonsultasikan lebih lanjut kepada psikiater dan tenaga professional lainnya.

Berikut nama Dokter Spesialis Kejiwaan RS YARSI:

  • dr. Citra Fitri Agustina, Sp.KJ
  • dr. Dian Widiastuti Vietara, Sp.KJ (K)
  • dr. Roswinar, Sp.KJ, M.Kes

Untuk informasi layanan lebih lanjut silahkan menghubungi:

Call Center RS YARSI                       : 021-80618618/19

Admin Rawat Jalan RS YARSI       : 0818-118-804

Admin BPJS RS YARSI                      : 0811-1903-3319

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk”- (QS. Al-Isra’:32)

0 Komentar

Agenda / Event

wa