Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim
Pada 20 Agustus 2022 melalui YouTube Kementerian Kesehatan RI diselenggarakan Press Conference: Penemuan Pasien Pertama Terkonfirmasi Monkeypox, di hadiri dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH yang menyatakan bahwa virus cacar monyet atau monkeypox telah terdeteksi pada warga negara Indonesia usia 27 tahun yang baru saja kembali dari luar negeri. Terkait hal ini masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan melakukan tindakan pencegahan untuk meminimalisir angka penyebaran cacar monyet di tengah masyarakat Indonesia.
Untuk itu pada laman Infeksi Emerging Kementerian RI telah dijabarkan beberapa gejala pada pasien tertular cacar monyet diantaranya demam, sakit kepala hebat, nyeri otot, sakit punggung, lemas, pembengkakan kelenjar getah bening (di leher, ketiak atau selangkangan) dan ruam atau lesi kulit. Gejala tersebut biasanya berlangsung antara 2-4 minggu dan biasanya sembuh sendiri. Terdapat pula beberapa cara pencegahan cacar monyet atau monkeypox sebagai berikut:
Pada tanggal 29 Juni 2022 Rumah Sakit YARSI telah mengadakan IG Live terkait Cacar Monyet (Monkeypox) bersama dr. Hadi Firmansyah Sidiq, Sp.KK, M.Kes selaku Dokter Spesialis Kulit RS YARSI yang dapat ditonton disini.
Jika Sobat RS YARSI ingin berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RS YARSI, silahkan melakukan reservasi H-1 terlebih dahulu.
Berikut nama Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RS YARSI:
Informasi layanan lebih lanjut silahkan menghubungi:
Call Center RS YARSI : 021-80618618/19
Call Center Covid RS YARSI : 0877-1188-9998
Admin Rawat Jalan RS YARSI : 0818-118-804
BPJS : 0811-1903-3319
“dan (ingatlah kisah) Ayyub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.”– (QS. Al Anbiyaa: 83)
Jika Anda lupa kata sandi Anda, Masukkan Email Anda